Yang Dilakukan Saat Salah Transfer Ke Rekening Bank

Yang Dilakukan Saat Salah Transfer Ke Rekening Bank

Anda ingin mengirim dana ke rekening klien/karyawan/kenalan Anda. Anda terlalu terburu-buru hingga salah memasukkan nomor rekening dan tidak mengecek nama penerima lebih lanjut? Dan Anda akhirnya salah transfer?

Anda sudah terlanjur mengirim uang ke seseorang yang tidak Anda kenal. Dan penerima seharusnya malah belum menerima uang tersebut? Hal ini tentunya akan membuat Anda panik terlebih jika nominal uang salah transfer tersebut cukup besar? Lalu, Apa yang harus Anda lakukan? Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menangani masalah ini.

Yang Dilakukan Saat Salah Transfer Ke Rekening Bank

Tenang, Jangan Panik

Langkah pertama adalah tenangkan diri Anda terlebih dahulu dan jangan panik –yah, meskipun ini agak sulit dilakukan. Dengan tetap tenang, Anda bisa berpikir dengan lebih jernih sehingga Anda bisa mengambil keputusan dan bertindak dengan lebih baik serta tidak gegabah.

Buat Surat Keterangan

Kedua, Anda harus membuat surat keterangan mengenai salah transfer ini. Surat keterangan tersebut setidaknya harus mencakup hal-hal ini : kepada bank xxx, perihal, pemohon (nama lengkap, jenis kelamin, kewarganegaraan, alamat, kontak, nomor rekening, dsb), pernyataan salah transfer beserta nominal, rekening salah transfer dan juga rekening penerima yang seharusnya.

Surat ini bisa bersifat pribadi ataupun resmi. Untuk mendapatkan surat keterangan salah transfer yang resmi Anda dapat memintanya ke pihak kepolisian ya.

Buat Laporan ke Bank

Jika terjadi salah transfer, sebaiknya segera laporkan hal ini pada bank. Segera datangi kantor cabang bank terdekat, atau Anda bisa melaporkannya via Call Center. Hanya saja, jika jarak bank tersebut dekat dengan tempat Anda. Akan lebih baik kalau Anda mendatanginya secara langsung untuk informasi yang lebih jelas.

Bagaimana jika ternyata rekening tujuan Anda berbeda dari bank yang Anda gunakan? Nah, sebaiknya Anda juga membuat laporan ke bank tersebut. Pilih cabang terdekat dari tempat Anda ya.

Nah, berikut ini Langkah-langkah melaporkan salah transfer dengan datang langsung ke bank :

  • Datangi bank tersebut. Pastikan Anda membawa dokumen yang dipersyaratkan ya.
  • Dokumen yang harus Anda persiapkan antara lain adalah KTP asli, buku tabungan, serta bukti transfer. Bukti transfer ini bisa berupa struk ATM ataupun screenshot SMS Banking dan Mobile Banking.
  • Ambil antrian di bagian customer service bank. Tunggulan hingga giliran Anda dipanggil.
  • Jelaskan kronologis permasalahan yang Anda alami.
  • Setelahnya, pihak bank akan melakukan verifikasi. Hal ini dilakukan setelah Anda memberikan semua berkas laporan. Selanjutnya Anda tinggal mengikuti saran customer service bank tersebut. Jika pihak customer service tersebut mengatakan akan mengurusnya maka Anda hanya harus menunggunya.

Memang prosesnya tidaklah singkat. Namun, ini akan lebih baik dibandingkan hanya berpangku tangan dan pasrah ketika salah kirim uang. Biasanya pihak customer service akan menelpon Anda di kemudian hari untuk mengurus dana salah transfer ini.

Dalam hal ini pihak customer service atau pihak bank akan memposisikan dirinya penengah/perantara/mediator. Anda pun nantinya akan dihubungkan dengan pemilik rekening salah transfer.

Baca juga: Melacak rekening penipu

Tahap Akhir

Tahapan selanjutnya, ketika Anda sudah terhubung dengan akun pemilik rekening yang menerima dana salah transfer Anda. Maka, proses pengembalian uang akan berlangsung. Jika pemilik rekening bersedia mengembalikan uang dan berkas sudah dilengkapi, maka uang pun akan segera kembali.

Pada awalnya, pemilik rekening biasanya tidak mau mengembalikan uang ini karena faktor tidak percaya atau takut akan adanya tindak penipuan. Karena itulah, disini peran bank sangat penting. Disini pihak bank akan menjabarkan tentang kondisi saldo dan salah transfer yang Anda lakukan. Dalam kurun waktu 1 x 24 jam saja, Anda bisa mendapatkan uang Anda kembali.

Hukum agama dan pidana menanti menggunakan uang salah transfer

Bagaimana hukumnya apabila si penerima dana salah transfer tersebut tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikan dana pada si pemilik rekening? Dalam hal, ia sudah tahu bahwa dana itu adalah dana salah transfer dan bukan haknya.

Si penerima dana salah transfer tidak mengakui dan ingin menguasai uang salah transfer tersebu. Ia tidak membuat laporan, klarifikasi, atau enggan mengembalikan uang tersebut. Maka, si penerima dana salah transfer tersebut bisa terjerat dengan hukum pidana.

Hal ini sendiri diatur dalam UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2011 TENTANG TRANSFER DANA. Dalam Pasal 85 yang berbunyi, “Setiap orang yang dengan sengaja menguasai dan mengakui sebagai miliknya Dana hasil transfer yang diketahui atau patut diketahui bukan haknya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).”

Jadi, penerima dana salah transfer bisa terancam pidana paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak 5 miliar rupiah jika melakukan hal-hal diatas.

Dari segi agama, menggunakan dana salah transfer bukanlah tindak yang dapat dibenarkan lantaran menggunakan dana orang lain yang bukan haknya tidak termasuk dalam tindakan terpuji.

Kesimpulan

Apa yang harus dilakukan jika Anda salah transfer? Anda bisa membuat laporan salah transfer dan mendatangi pihak bank dengan membawa bukti-bukti pendukung. Sebagai tips tambahan, selalu cek n recheck ketika Anda melakukan transaksi transfer dana agar tidak terjadi salah transfer.

Bagaimana jika Anda yang menerima uang salah transfer? Begitu menyadari ada uang salah transfer, sebaiknya Anda segera membuat laporan ke bank terkait dan mengembalikan uangnya secara utuh. Prinsip kehati-hatian ini akan menghindarkan Anda dari jerat pidana.

 h e l m y kediricom

Source link

Leave a Comment