Cara Mengatasi Kredit Macet di Bank

Cara Mengatasi Kredit Macet di Bank

Cara Mencegah Terjadi Kredit Macet di Masa Pandemi

Kita bisa mencegah terjadinya kredit macet dengan melakukan berbagai tindakan antisipatif. Di masa pandemi ini, ekonomi kebanyakan orang menjadi lebih sulit. Turunnya omset penjualan hingga gaji yang tak lagi full membuat sebagian orang kesulitan untuk membayar cicilan yang mereka miliki.

Untuk Anda yang masih memiliki cicilan, tips dibawah ini bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya kredit macet :

Prioritaskan cicilan Anda

Tips pertama, Anda harus memprioritaskan cicilan Anda terlebih dahulu dibandingkan kebutuhan lain yang tidak perlu. Contoh, Anda memiliki gaji Rp 2.000.000 dan cicilan per bulan Rp 500.000. Maka, setelah gajian Anda harus langsung memotong uang Anda terlebih dahulu untuk membayar angsuran. Sisa Rp 1.500.000 tersebut nantinya bisa Anda gunakan untuk kebutuhan lain seperti bayar tagihan listrik & air, ongkos transportasi, ongkos makan dan biaya tempat tinggal.

Kalau ada sisa, maka Anda bisa menabungkannya atau menggunakanya untuk investasi skala kecil.

Hindari Hutang untuk tujuan konsumtif

Cara mencegah kredit macet di masa pandemi adalah Anda harus menghindari jenis-jenis utang yang digunakan untuk tujuan konsumtif. Anda tidak disarankan untuk berhutang demi menunjang gaya hidup yang mewah atau cenderung boros, untuk liburan, ataupun untuk membeli barang-barang mewah yang sebenarnya tidak Anda perlukan.

Terlebih ketika kondisi ekonomi Anda sedang menurun karena pandemi. Akan lebih baik kalau Anda berhutang untuk tujuan produktif, seperti untuk membeli barang dagangan atau untuk modal usaha. Sehingga nantinya, keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari usaha yang Anda jalankan bisa Anda gunakan untuk menutup cicilan.

Anda juga tidak disarankan berhutang untuk investasi. Investasi harus dilakukan dengan menggunakan “uang dingin” atau uang Anda yang benar-benar longgar alias tidak akan Anda pakai dalam beberapa tahun ke depan. Investasi, seperti saham, crypto dan sejenisnya memang memiliki return yang tinggi. Namun, hal ini sejalan dengan resikonya yang juga tinggi.

Jangan lalai bayar hutang

Ketiga, pastikan Anda membayar hutang Anda tepat waktu. Keterlambatan pembayaran hutang hanya akan membuat hutang Anda semakin besar. Anda akan dikenai denda dan bunga pinjaman Anda akan semakin membengkak.

Jangan gali lubang tutup lubang

Solusi ambil pinjaman lain untuk menutup pinjaman sebelumnya memang terdengar mudah dan cepat. Namun, Anda perlu berhati-hati lantaran hal ini bisa merugikan Anda. Pinjaman Anda akan semakin besar dan memberatkan.

Baca juga: Cara menggunakan sms banking mandiri

Cara Mengatasi Kredit Macet di Masa Pandemi

Lalu, bagaimana jika sudah terlanjur terjadi kredit macet. Bagaimana cara mengatasinya? Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kredit macet ini :

Rescheduling/ Reconditioning/ Restructuring (R3)

Langkah pertama adalah dengan Rescheduling/ Reconditioning/ Restructuring (R3). Pada prinsipnya, hutang adalah suatu jenis kewajiban yang wajib diselesaikan hingga lunas. Hal ini sendiri dipengaruhi oleh sikap berbagai pihak dalam menyelesaikan permasalahannya sehingga hutang Anda dikatakan lunas.

Restrukturisasi tagihan merupakan salah satu solusi yang diberikan kreditur kepada debitur untuk menyehatkan usaha debitur agar dapat memenuhi kewajibannya. Diantaranya adalah dengan memberi keringanan pada suku bunga tagihan, pengurangan tunggakan bunga tagihan, perpanjangan jangka waktu tagihan, penambahan fasilitas tagihan, dan perubahan-perubahan syarat tagihan seperti jadwal angsuran grace period, bentuk & sifat tagihan, dan sejenisnya.

Pernyataan Sementara Kreditur

Cara Mengatasi Kredit Macet di Masa Pandemi kedua adalah dengan pernyataan sementara kreditur. Prinsipnya adalah dengan pengubahan/ konversi fasilitas/ tagihan menjadi penyertaan modal yang bersifat sementara pada perusahaan debitur yang dilakukan dalam rangka penyelamatan tagihan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengelolaan aset

Keempat adalah pengelolaan aset. Prinsipnya adalah pengelolaan aset baik yang dijaminkan/tidak dijaminkan serta jaminan tagihan dari pihak ketiga, tidak termasuk aset yang dijaminkan ke kreditur lain.

Penjualan Aset

Kelima, adalah penjualan aset. Jika debitur gagal menyelesaikan tagihan dan melunasi pinjaman maka aset yang dijadikan jaminan akan dijual untuk menyelesaikan tagihan.

Opsi ini kerap kali jadi Langkah terakhir ketika tidak ada jalan keluar lain yang dimiliki oleh kedua belah pihak.

Debt to Asset Swap (DAS)/Asset Settlement

Cara keenam adalah dengan melakukan asset settlement. Akan dilakukan pengkonversian seluruh ataupun sebagian tagihan dengan pembayaran berupa harta milik debitur disertai dengan opsi pembelian kembali atau buy back.

Sampai batas waktu tertentu, nasabah masih memiliki kesempatan untuk membeli kembali aset tersebut. Sebaliknya, kreditur berhak menjual aset tersebut pada pihak lainnya dengan kondisi dan syarat yang telah disepakati bersama.

Debt to Convertible Bond Swap

Dilakukan berdasarkan prinsip pengkonversian kewajiban debitur dengan obligasi yang diterbitkan oleh debitur yang memberikan opsi kepada kreditur untuk mengkonversikan obligasi tersebut dengan saham perusahaan debitur atau melakukan tindakan lain atas obligasi konversi tersebut dengan kondisi atau syarat – syarat yang disepakati oleh kedua belah pihak.

 Kesimpulan

Untuk mencegah terjadinya kredit macet di masa pandemi ini, Anda harus memikirkan matang-matang tindakan yang akan Anda lakukan. Seperti tujuan berhutang (urgent atau tidak) dan mempertibangkan kondisi ekonomi Anda, apakah Anda nantinya bisa mengangsur pinjaman atau tidak.

Lalu, bagaimana cara mengatasi kredit yang sudah terlanjur macet? Ada beberapa opsi yang bisa Anda lakukan. Seperti : Rescheduling/ Reconditioning/ Restructuring (R3), Pernyataan Sementara Kreditur, Pengelolaan aset, Penjualan Aset, Debt to Asset Swap (DAS)/Asset Settlement dan melakukan Debt to Convertible Bond Swap.

Riwayat kredit macet akan membuat reputasi pinjaman Anda buruk sehingga Anda akan kesulitan untuk mendapatkan pinjaman lagi di masa depan. Jadi, jangan sampai terjadi kredit macet ya. 

www helmykediri com

Source link

Leave a Comment